Setiap muslim pasti berkeinginan untuk pergi ke tanah suci. Kita dapat memilih 2 (dua) aktivitas ibadah yang mulia yaitu umroh dan haji. Ibadah umroh juga disebut dengan haji kecil karena jamaah juga harus melakukan rukun-rukun seperti memakai baju ihram, melakukan tawaf di Ka’bah, dan Sa’i diantara Shofa dan Marwah. Waktu untuk melakukan ibadah umroh pun lebih fleksibel karena kita dapat memilih tanggal dan bulan kapanpun yang diinginkan. Ibadah umroh menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat Indonesia karena sistem kuota yang membuat antrian pergi haji cukup lama. Adapun keutamaan dari ibadah umrah adalah sebagi berikut: 

Umroh dapat menghapus dosa 

Salah satu keutamaan ibadah umroh yang diharapkan oleh semua hamba adalah dapat menghapus dosa-dosa yang pernah dilakukan. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW: 

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umroh berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR Al-Bukhari dan Muslim). 

Allah SWT akan mengabulkan permintaan hamba-Nya 

Ibadah haji dan umroh menjadi istimewa karena orang yang datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah tersebut adalah tamu Allah SWT. Jemaah Haji dan Umrah adalah tamu undangan Allah SWT sehingga apa yang diminta sang tamu akan dikabulkan oleh-Nya. Ini adalah bentuk keistimewaan yang paling istimewa. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, dari Ibnu Umar RA, ia bersabda: 

Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan haji dan umroh, adalah delegasi Allah (ketika) Allah menyeru mereka, maka mereka memenuhi panggilan-Nya. Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Allah akan mengabulkan (permintaan mereka).” 

Umroh adalah jihad bagi para wanita dan orang yang lemah 

Para ibu dan kaum wanita umumnya serta mereka yang lemah fisik pada masa Rasulullah SAW, tak bisa ikut berjihad atau berperang. Namun mereka masih mendapatkan fadillah pahala jihad dengan cara melaksanakan ibadah umroh. Dari Aisyah RA, ia berkata: 

Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Rasulallah SAW menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan umroh.” (HR. Ibnu Majah). 

Umroh akan mensucikan hamba Allah SWT seperti bayi yang baru lahir 

Pahala ibadah umroh akan membuat seseorang seperti terlahir kembali, bagaikan seorang bayi yang baru lahir. Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad bersabda : 

Barangsiapa melakukan haji ikhlas karena Allah SWT tanpa berbuat keji dan kefasikan, maka ia kembali tanpa dosa sebagaimana waktu ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Ibadah umroh dapat menjauhkan dari kefakiran dan didekatkan kepada surga 

Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari Haji atau Umroh maka terlihat kehidupannya semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah, itulah salah satu fadillah ibadah tersebut. Seseorang yang melakukan ibadah umroh dijanjikan oleh Allah SWT akan dijauhkan dari kefakiran dan kemiskinan. Seorang hamba yang berdoa dan mengharapkan ibadah umroh yang mabrur juga akan didekatkan kepada surga. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Rasulallah SAW dari Ibnu Mas’ud : 

Iringilah antara ibadah haji dan umroh karena keduanya meniadakan dosa dan kefakiran, sebagaimana alat peniup api menghilangkan kotoran (karat) besi, emas, dan perak, dan tidak ada balasan bagi haji mabrur melainkan surga.” (HR. At Tirmidzi, An Nasa’i, dan lainnya).